Rabu, 30 November 2011

SAMBUTAN PERWAKILAN WISUDAWAN PADA WISUDA LULUSAN SEMESTER GENAP 2010/2011 UNIVERSITAS NEGERI MALANG


SAMBUTAN PERWAKILAN WISUDAWAN PADA WISUDA LULUSAN SEMESTER GENAP  2010/2011 UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Graha Cakrawala, Kampus UM, September 2011

 












Bismillahirohmanirrohiem,

Yth.     Bapak Rektor sekaligus Ketua Senat Universitas Negeri Malang,
Yth.     Para anggota Senat Universitas Negeri Malang,
Yth.     Para Pejabat Struktural dan Unsur Pimpinan Universitas Negeri Malang,
Yth.     Para Dosen dan Karyawan Universitas Negeri Malang,
Yth.     Ketua Ikatan Alumni Universitas Negeri Malang,
Yth.     Para Fungsionaris Mahasiswa Universitas Negeri Malang,
Yth.      Ketua Himpunan Orang Tua Mahasiswa dan Keluarga Wisudawan Universitas Negeri  
            Malang, tamu Undangan, serta seluruh Hadirin yang berbahagia.

Assalamualaikum Wr. Wb
Salam dan sejahtera semoga Tuhan limpahkan kepada kita sekalian.
Pada hari Minggu tanggal 18 September 2011 yang cerah dan membahagiakan ini kita patut mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Berkat rahmat Allah yang mahakuasa, kita semua dapat berkumpul  di Graha Cakrawala dalam kondisi sehat wal afiat. Dalam kondisi sehat itulah kita dapat melaksanakan upacara Wisuda Lulusan Semester Genap  2010/2011 Universitas Negeri Malang yang menjadi salah satu prosesi sekaligus indikator bahwa rekan-rekan wisudawan telah menyelesaikan studi di Universitas Negeri Malang  yang kita cintai dan banggakan ini.

Hadirin yang berbahagia,
Perkenankanlah kami wisudawan pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada UM  yang memberikan kepada kami kesempatan untuk belajar dan berkarya. Terima kasih untuk seluruh pimpinan UM, seluruh pimpinan fakultas dan jurusan, dosen-dosen, dan seluruh staff non akademik yang telah membantu dan memfasilitasi kami dalam mendalami keilmuan kami. Terima kasih untuk fasilitas kelas-kelas kuliah, untuk inspirasi-inspirasi, untuk perdebatan-perdebatan ilmiah, untuk canda dan tawa, yang semuanya penting dalam proses pendewasaan kami sebagai insan-insan akademis. Semoga segala ilmu yang telah kami terima selama ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan bisa kami aplikasikan dan sebarkan menjadi suatu amal jariyah yang berkelanjutan.

Rasa terima kasih juga kami persembahkan kepada orangtua dan keluarga, segala yang kami capai saat ini adalah berkat kerja keras, kesabaran, dan kasih sayang mereka. Kini kami telah bertransformasi menjadi lulusan sarjana dan pasca sarjana yang tidak hanya memiliki pengetahuan, namun mengemban misi untuk mengatasi berbagai krisis berkepanjangan. Hal yang sangat sulit dan membutuhkan kesabaran dan konsistensi untuk memperbaikinya, namun dengan doa Ayah Ibu, kami tentu bisa menuntaskan tugas besar ini dengan baik, sebagaimana kepercayaan dan dukungan Ayah Ibu yang telah menjadi energi terkuat kami untuk menyelesaikan studi di UM.

Hadirin yang terhormat,
Kami  bangga kuliah di Universitas Negeri Malang. Kami para wisudawan, mengucapkan selamat atas semua capaian pretasi UM dalam dua tahun terakhir ini, Terutama tiga capaian prestasi besar , Pertama selamat atas semangat baru UM sebagai The Learning University yang bersiap menjadi perguruan tinggi dengan reputasi internasional, kedua, selamat atas capaian UM sebagai perguruan tinggi yang telah terakreditasi secara institusi, dan ketiga selamat atas masuk nya UM sebagai 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Atas capaian itu kami para alumni ikut berbangga dan bersyukur kehadirat Allah SWT. Kami merasa percaya diri dan yakin UM bisa menjadi Universitas pendidikan  terbaik di Indonesia.

Harapan kami kepada UM adalah universitas ini terus bisa melanjutkan dan mempertahankan segala hal positif yang sudah dicapai dan selalu berbenah terhadap kekurangan yang dimiliki. Salah satu hal positif yang dicapai UM saat ini adalah UM terus berbenah melengkapi fasilitas sarana dan prasarananya, sebagai contoh adalah pembangunan gedung megah seperti Graha Cakrawala yang kita tempati sekarang dan Graha Rektorat sembilan lantai yang sekarang dalam proses pembangunan. Lain daripada itu perpustakaan UM seyogyanya layak mendapat perhatian khusus. Perpustakaan UM diharapkan bisa dibangun sama megahnya dan dilengkapi bukan hanya dengan segala jenis buku-buku terbaru dan berkualitas, namun juga dilengkapi dengan fasilitas E-book, E-learning dan akses internet tercanggih, sehingga nantinya  bisa menjadi pusat belajar mahasiswa dan masarakat. Selain memberikan manfaat yang besar, UM pun bisa menjadi lebih terkenal, selain sebagai universitas pendidikan atau “The Learning University”, UM nantinya juga bisa disebut dengan UM “The Kingdom of Knowledge” atau UM sebagai kerajaan ilmu pengetahuan.

Selain yang disebutkan di atas, MIPA merupakan ilmu dasar yang pengembangannya mempengaruhi perkembangan ilmu lain. Penelitian dan pengembangan MIPA sangat strategis dalam pengembangan ilmu lain. Saat ini FMIPA memiliki peralatan canggih yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran dan penelitian. Oleh karena itu pengembangan laboratorium FMIPA sangat relevan untuk meningkatkan citra UM sebagai universitas unggulan.

Kepada rekan-rekan wisudawan yang berbahagia,
Pada hari ini kita  patut bersyukur telah berhasil menyelesaikan studi. Keberhasilan ini hanyalah langkah awal untuk menggapai kesuksesan berikutnya.

Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan kepada rekan-rekan tentang beberapa hal. Hal pertama adalah dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat dimana semakin sempitnya lahan pekerjaan dan semakin banyaknya lulusan sarjana kita di tuntut untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Tercatat angka pengangguran sarjana di Indonesia terus merangkak naik. Pada 2007 ketika rata-rata dari kita masuk ke perguruan tinggi jumlah sarjana pengangguran sudah mencapai 400.000 orang dan pada tahun 2010 menjadi lebih dari 700 ribu orang. Oleh karena itu sebagai sarjana kita tidak bisa selalu menggantungkan hidup kita kepada pemerintah. Sebagai sarjana kita  bukannya harus mencari kerja tetapi menciptakan suatu lapangan pekerjaan. Salah satu solusinya adalah  harus merubah mindset cara berpikir kita dari mindset seorang pegawai atau karyawan menjadi seorang entrepreneur (wirausahawan). Saat ini diperkirakan dari 238 juta orang versi sementara BPS, dengan penduduk usia kerja sekitar 170 juta, tercatat memiliki wirausahawan sebanyak 564.240 unit (0,24 persen dari seluruh penduduk), padahal teori ekonomi mengatakan suatu negara bisa tumbuh dengan baik perekonomiannya kalau dua persen penduduknya adalah wirausahawan. Kita bisa melihat di negara-negara lain kewirausahaan sudah jauh lebih berkembang, jumlah wirausahawan di Amerika Serikat sudah mencapai 12 persen dari seluruh jumlah penduduk, di China dan Jepang 10 persen, Singapura dan India tujuh persen, dan Malaysia tiga persen. Sedangkan Indonesia sendiri untuk mencapai jumlah minimal 2 persen masih memerlukan sekitar 4,07 juta wirausahawan baru. Dan Kita diharap untuk bisa ikut menjadi bagian dari wirausahawan baru tersebut.


Hal kedua adalah ajakan kepada kawan-kawan sarjana S-1, bila memang masih mempunyai kesempatan dan kemampuan, untuk segera melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi yaitu program pasca sarjana. Saat ini Indonesia membutuhkan banyak sekali lulusan magister dan doctor di segala bidang, khususnya di bidang pendidikan. Berdasarkan data Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional, pada 2010, 29 persen dosen di PTN dan 57 persen dosen di PTS masih lulusan sarjana S1. Minimnya jumlah dosen tetap S2 dan S3 sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Hal itu terjadi karena lemahnya budaya dan tradisi riset untuk pembaharuan pengetahuan dan kompetensi dalam bidang ilmunya. Saat ini dengan semakin banyaknya tawaran beasiswa dari dalam negeri semisal beasiswa DIKTI dan Depag serta dari universitas dan lembaga di luar negeri memberi kita lebih banyak kesempatan  melanjutkan studi. Bila belum beruntung mendapat beasiswa tetaplah berusaha dengan biaya mandiri, walaupun mahal seperti lyric lagu Maher Zein, “Insya Allah ada jalannya” dan pepatah Arab mengatakan Manjadda wa jadda “barang siapa yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil”.

Kepada para lulusan magister, kami berharap bapak/ibu memiliki kematangan lebih. Sebagai sarjana yang lebih, sewajarnya bila memiliki kompetensi lebih pula. Kepada para pemegang derajat doctor yang telah melaksanakan proses pembelajaran untuk melakukan riset, kami boleh berharap bahwa bapak/ibu bisa menyediakan diri untuk menjadi periset agar ilmu pengetahuan tetap tumbuh dan inovasi-inovasi baru terus bermunculan untuk senantiasa mendukung keberlanjutan ilmu pengetahuan dan kemudian bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia. Majalah Nature (21 Juli 2005) melaporkan pesatnya pertumbuhan publikasi ilmiah yang ditunjukkan oleh Negara di asia pasifik pada tahun 2004 yang mencapai 25% dari total paper ilmiah yang diterbitkan di seluruh dunia. Jumlah ini jauh meningkat dari tahun 1990 yang hanya sebesar 16%. Namun ironisnya, lembaga ilmiah Thomson Scientific melaporkan bahwa jumlah paper ilmiah yang berhasil dipublikasikan selama tahun 2004 oleh peneliti di Indonesia (yang berafiliasi dengan lembaga penelitian atau universitas di Indonesia) hanya  berjumlah 522 paper ilmiah. Jumlah ini hanya sekitar 1/3 dari paper ilmiah yang dihasilkan oleh Malaysia yang berjumlah 1438. Diantara Negara ASEAN, Indonesia hanya menduduki peringkat keempat dibawah Singapore 5781paper, Thailand  2397 paper dan Malaysia. Bila dibandingkan Negara-negara  maju juga jauh tertinggal dimana jepang 83484 paper, cina 57749 paper, korea 24477 paper, dan India 23336 paper.


Begitupun juga kepada para wisudawan yang menjadi guru, diharapkan mampu menjadi guru yang professional, mampu menerapkan teori-teori belajar yang sudah dipelajari, selalu mengadakan inovasi-inovasi pembelajaran serta terbuka dan selalu update terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan media penyampainnya. Mari kita tunjukan bahwa guru lulusan UM mampu menjadi contoh dan standart guru yang professional, jujur, percaya diri dan modern.

Hal ketiga yang saya sampaikan adalah pertahankanlah hal-hal positif yang kita peroleh ketika menjadi mahasiswa, budayakan hidup kritis dan penuh idealisme


Hadirin yang berbahagia,
Sebelum saya mengakhiri sambutan ini perkenankanlah saya memberikan kalimat motivasi “kesuksesan sejati hanya untuk orang yang jujur, berlaku jujurlah dalam setiap perkataan, sikap dan tindakan. Insya Allah Tuhan selalu bersama kita”

Demikian sambutan dari saya terimakasih.
Mari kita perjuangkan mimpi Indonesia mandiri,
Mari kita jadi orang-orang yang berani menggagas, berubah, dan berkarya,
Untuk Tuhan, bangsa, dan almamater. Salam Sukses!!!
HIDUP UM..

Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Hafidh Jauhari
Program Studi Pendidikan Matematika
Fakultas MIPA
Universitas Negeri Malang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar