Selasa, 23 Agustus 2011

SAMBUTAN PERWAKILAN MAHASISWA DALAM ACARA YUDISIUM SEMESTER PENDEK TA. 2010/2011 FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG



Bismillahirohmanirrohiem,

Yang terhormat
Bapak Dekan FMIPA UM
Bapak dan Ibu PD FMIPA UM
Bapak para ketua Jurusan di FMIPA
Bapak dan Ibu Kabag dan Kasubag FMIPA UM
Rekan2 peserta Yudisium yg berbahagia

Assalamualaikum Wr. Wb
Salam dan sejahtera semoga Tuhan limpahkan kepada kita sekalian
Pada hari Selasa tanggal 23 agustus 2011 yang cerah dan membahagiakan ini kita patut mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Berkat rahmat Allah yang mahakuasa, kita semua dapat berkumpul  di ruang Aula FMIPA dalam kondisi sehat wal afiat. Dalam kondisi sehat itulah kita dapat melaksanakan upacara yudisium yang menjadi salah satu prosesi sekaligus indicator bahwa rekan2 mahasiswa telah menyelesaikan studi sarjana di lingkungan fakultas MIPA  yang kita cintai dan banggakan ini.
Shalawat dan salam mari kita limpahkan kepada nabi Muhammad SAW yg dengan ajaran dan suri tauladan yang beliau berikan serta melihat perjalanan hidupnya, kita bisa memandang lebih optimis terhadap dunia, dimana dengan banyaknya cobaan, godaan dan tantangan yang dihadapi sekalipun kita masih bisa sukses baik secara duniawi maupun religi.

Hadirin yang berbahagia,
Perkenankanlah kami mahasiwa peserta yudisium dalam forum yang baik ini, mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak struktural fakultas dan struktural jurusan atas bantuan baik dalam bidang akademik, proses registrasi, pendampingan delegasi mahasiswa, bantuan dibidang organisasipemerintahan mahasiswa dan atas segala dukungan pada kegiatan yang telah kami selenggarakan selama ini. Kami sampaikan juga rasa terimakasih kami yang sangat besar kepada bapak dan ibu dosen kami, Bimbingan, tunjuk ajar dan jasa bapak ibu sekalian akan kami kenang selagi hayat masih dikandung badan.. sekali lagi kepada semuanya kami ucapkan terima kasih.. terima kasih dan terima kasih.. semoga segala ilmu yang telah kami terima selama ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan bisa kami aplikasikan dan sebarkan sehingga bisa menjadi suatu amal jariyah yang berkelanjutan.
Harapan kami kepada fakultas MIPA adalah fakultas ini terus bisa melanjutkan dan mempertahnkan segala hal positif yang sudah dicapai dan selalu berbenah terhadap kekurangan yang dimiliki. Penambahan ruang belajar dan fasilitas hot spot area yang sudah ditambvahkan selama ini meruapakan salah satu hal positif yang kami rasakan banyak manfaatnya. Sedangkan hal yang mungkin bisa terus ditingkatkan adalah pelayanan di bagian akademik, dan sarana prasarana, dan lebih banyak pempublikasian karya tulis ilmiahkiranya juga merupakan  salah satu hal yang perlu ditingkatkan, hal ini sekaligus bisa mendongkrak posisi peringkat webometrics UM, karena di tahun depan diprediksikan peringkat UM akan tersaingi oleh UB dengan banyaknya karya tulis dan jurnal ilmiah yg mereka dipublikasikan dan UMM dengan rich file dan penguatan scholarnya. Kebetulan ketiga universitas di malang ini mempunyai selisih nilai yang sangat tipis.

Kepada kawan2ku peserta yudisium yang berbahagia,
Pada hari ini kita  patut bersyukur telah berhasil menyelesaikan studi tingkat sarjana. Semua pengalaman belajar yang telah kita lalui adalah suatu proses yang penuh dengan makna. Dan makna itu akan makin bermanfaat kalau kita jadikan sebagai bagian dari proses sekaligus media untuk memotivasi diri  belajar dan mengambangkan diri secara terus menerus. Patut juga kita merenung bahwa keberhasilan dalam mencapai gelar sarjana saat ini hanyalah langkah awal untuk menggapai kesuksesan berikutnya. setelah kita berhasil menempuh gelar sarjana kita dapat memilih terjun dalam kancah kehidupan masyarakat dan atau melanjutkan studi di tingkat pasca sarjana. Dan keduanya terus membutuhkan sikap aktif untuk terus belajar agar berhasil mengaktualisasikan diri sekaligus memberikan sumbangsih yang lebih baik bagi keluarga, masyarakat, negara dan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan nilai-nilai luhur yang anda yakini.
Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan kepada rekan2 sekalian tentang beberapa hal, yang pertama dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat dimana semakin sempitnya lahan pekerjaan dan semakin banyaknya lulusan sarjana kita di tuntut untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Tercatat angka pengangguran sarjana di Indonesia terus merangkak naik, pada 2006 sebanyak 375.000 orang, 2007 menjadi 400.000 orang, 2008 naik menjadi 626.000, pada 2009 menjadi 626.621 orang dan pada tahun 2010 menjadi 700ribu orang. Oleh karena itu sebagai sarjana kita tidak bisa selalu menggantungkan hidup kita kepada pemerintah, sebagai sarjana kita  bukannya harus mencari kerja ttp menciptakan suatu lapngn pkrjaan, salah satu solusinya adalah  hrs merubah mindset cara berpikir kita dr mindset seorang pegawai menjadi seorang entrepreneur (wirausahawan). Saat ini diperkirakan dari 238 juta orang versi sementara BPS, dengan penduduk usia kerja 169,33 juta, tercatat memiliki wirausahawan sebanyak 564.240 unit (0,24 persen dari seluruh penduduk), padahal teori mengatakan suatu negara bisa tumbuh dengan baik perekonomiannya kalau dua persen penduduknya adalah wirausahawan, Kita bisa melihat di negara-negara lain kewirausahaan sudah jauh lebih berkembang, , jumlah wirausaha di Amerika Serikat sudah mencapai 12 persen dari seluruh jumlah penduduk, di China dan Jepang 10 persen, Singapura dan India tujuh persen, dan Malaysia tiga persen. Dan Indonesia sendiri untuk mencapai jumlah minimal 2 persen masih memerlukan sekitar 4, 07 juta wirausahawan baru. Dan kita diharap untuk bisa ikut menjadi bagian dari wirausahawan baru tersebut.

Hal yang kedua yang ingin saya sampaikan adalah saya mengajak kepada kawan2 bila memang masih mempunyai kesempatan dan kemampuan, untuk segera melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi yaitu program pasca sarjana, saat ini Indonesia membutuhkan banyak sekali lulusan magister dan doktor di segala bidang, khususnya di bidang pendidikan, Berdasarkan data Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional, pada 2010, 29 persen dosen di PTN dan 57 persen dosen di PTS masih S1. Minimnya jumlah dosen tetap S2 dan S3 sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Hal itu terjadi karena lemahnya budaya dan tradisi riset untuk pembaharuan pengetahuan dan kompetensi dalam bidang ilmunya. saat ini dengan semakin banyaknya tawaran beasiswa dari dalam negeri semisal beasiswa DIKTI dan Depag serta dari universitas dan lembaga di luar negeri memberi kita lebih banyak kesempatan  melanjutkan studi. Dan bila belum mendapat beasiswa tetaplah berusaha dengan biaya sendiri, walaupun mahal seperti kata Maher Zein.. Insya Allah ada jalannyaManjadda wa jadda “barang siapa yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil”

Hal terakhir yang saya sampaikan adalah pertahankanlah hal2 positif yang kita peroleh ketika menjadi mahasiswa Budayakan hidup kritis dan penuh idealisem, memegang prinsip hidup, dan berlaku jujur.

Demikian sambutan dari saya terimakasih.
Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar